Rabu, 27 Juni 2007

Damage Cost Masing-masing 1 Baju, 1 Celana Dalam, dan 1 Celana Training

Alhamdulillah,
pagi ini dapet ungkapan kasih sayang lagi dari orang2 di kantor. Bingkisan berupa minyak bekas goreng ikan, oli, minyak tanah, cat pilox, saus sambal botol kecil, dan air campur tanah telah diterima dengan pasrah. Ikatan kabel UTP di kedua tangan dianggap sebagai perwujudan ikatan persahabatan yang kuat mengikat.

Biar tiang parabola itu menjadi saksi bisu kekuatan cinta kalian, rekan-rekanku tersayang. Semoga kasih sayang yang kalian berikan pagi ini padaku bisa kalian dapatkan lagi berkali-kali lipat.


*AAAAAARRRRGGGHHHHHH...!!!!!!!!! TUNGGU PEMBALASANKUUU........!!!!!!!!

NB: Makasih banget buat kwartet Adel, Andien, Dhaniek, Dini buat gift-nya. Kayanya bukan buat dipake yah....

Mandi Keramas Tengah Malam.....(bukan lagu dangdut baru :p)


Ada beberapa sebab orang mandi keramas tengah malam, di antaranya:
  1. Baru pulang lembur, gerah, badan gatel, jadi sekalian mandi keramas walopun tengah malem sekalipun.
  2. Habis menjalankan kewajiban suami-istri (sekalipun bukan suami-istri).
  3. Syarat dari dukun langganan. Kalo ini, shamponya biasanya diganti dengan ramuan ala si embah dukun.
  4. Malem2 diguyur air, dilempar telor mentah, diguyur lagi sama softdrink warna merah 2 botol, masih ditambah air lagi, dan ditutup dengan minyak goreng. Akibatnya, damage yang diderita meliputi baju yang basah dan ternoda softdrink dan minyak goreng. Untung saja 2 butir telor mentah bisa saya hindari dengan tangkas, sehingga tidak menambah penderitaan baju saya.
Sebab yang manakah yang cocok untuk saya, kita lihat di bawah ini:
  1. Untuk sebab yang pertama, sepertinya belum bisa jadi alasan bagi saya, karena kalo kerasa gerah, badan gatel, biasanya dari sore juga udah mandi keramas, jadi gak usah lagi mandi tengah malem.
  2. Kalo alasan yang pertama saja gugur, apalagi alasan yang kedua, saya jujur mengakui bahwa ini belum bisa jadi alasan saya mandi keramas tengah malam, karena partner apalagi calon partner saja belum ada.
  3. Seumur hidup belum pernah minta pengasihan ato segala macem dari embah dukun, apalagi sampe jadi langganan, so pasti dengan sendirinya alasan ketiga gugur juga.
  4. Naaah, kalo sebab yang ini, baru aja dibuktikan bisa membuat saya mandi keramas tengah malam.  Mungkin yang melakukan lagi kumat isengnya, ato saya yang punya dosa ke mereka, wallahua'lam. Jelasnya, sebab yang ini yang paling tepat bagi saya saat ini.
Akibat lanjutan dari mandi tengah malam sendiri meliputi hilangnya rasa mengantuk yang digantikan dengan rasa segar, bau badan yang sudah asem berganti harum semerbak mewangi, dan habisnya rokok yang rencananya bisa buat 2 hari menjadi hanya dalam semalam, karena keinginan tidur digantikan oleh munculnya keinginan lembur yang tiba-tiba.

====================================================================


Selamat pagi dunia, hari ini usia saya 25 tahun sudah. Banyak kewajiban yang belum selesai, banyak keinginan yang belum tercapai. Semoga Allah masih memberikan sisa waktu bagi saya untuk memenuhi semua itu, sebelum menghadap-Nya dan mempertanggungjawabkan segala perbuatan saya di dunia.

Senin, 25 Juni 2007

ASL American Sign Language

http://www.lifeprint.com/
Web yg mulai gw kunjungin sejak 2 hari yg lalu, sakig pengennya belajar bahasa isyarat. Katanya bahasa isyarat di Indonesia mirip sama ASL ini, jadi belajar ini dulu aja ah.

Learn Japanese - Japanese Language

http://japanese.about.com/
Tempat belajar bahasa Jepang online, yg lagi sering gw sambangin sekarang. Lengkap loh isinya.

Sabtu, 23 Juni 2007

Hati...sapa aku sekali lagi



Pernah gw tanya sesuatu ke seorang temen, dan jawabannya sampe sekarang masih nancep di hati.


  • Gw: ke mana aku akan dibawa? ato ke mana akan aku bawa hatiku?
  • Dia: diam sejenak..seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini. Jangan biarkan apa pun mengalihkan perhatianmu, tunggulah dan tunggulah lebih lama lagi. Berdiam dirilah, tetap hening, dan dengarkan hatimu. Lalu, ketika hati itu bicara, beranjaklah, dan pergilah ke masa hati membawamu...

Menurut gw, jawaban dia itu, indah, dan pas dgn yg gw butuhin. Kita terlalu sering bergerak, ngomong, makan, ngerokok, ato apapun yg bisa kita lakuin, dan kadang kita lupa untuk diam sebentar. Untuk apa diam? Untuk introspeksi, kontemplasi, dan tanya hati masing-masing. Karena semua rasa berpusat di hati, karena semua keinginan bermuara pada keinginan hati, karena kita ditentukan dari kepedulian kita terhadap hati kita sendiri.

Hati, adalah tanda, yang udah terlalu sering kita abaikan. Hati, adalah senandung, yang udah sekian lama kita tuli terhadapnya. Hati, adalah mata, yang mana kita terbiasa menutupnya rapat-rapat. Hati, adalah kita, saat belum terkotori noda dan jelaga.

Best regards to her, sedikit tulisan, sedikit foto, sedikit suara, tapi berarti banyak buat gw. Moga2 bisa gw bales yg setimpal.
Be good girl, be strong. You're more than just OK. You're miracle.

Minggu, 17 Juni 2007

Perangku, Damaiku

darmaku menangis, ia sendiri
meringkuk, mengecil, nyaris ia lari
bagai semu tapi nyata,
bagai tiada, namun nyatanya ada

semua karenaku, lupa dan angkuh
memanja indera, jalani nafsu
geloranya amukan bayu
hitam putih pun abu-abu

darmaku menyayat, berurai darah
perlahan-lahan, terseok langkah
berharap pada sang surya
usir gelap, bukakan mata

maka bayu meluruh tunduk
maka indera turun bersujud
hitam memudar, putih tersamar
pekat melebur menjadi tawar

darmaku tawa, ia berkidung
goreskan sepena senandung
bayu, indera, hitam, putih
iringi langkah insan terpilih

Jumat, 15 Juni 2007

Nakula - Sadewa

Akhirnya googling juga deh, nyari beberapa rtikel tentang Nakula - Sadewa. Maksutnya, Nakula - Sadew yg ada di epik Mahabarata lho, bukan organisasinya kak Seto n kak Kresno.

G jauh2, dapetnya dari Wikipedia juga. Ini link lengkap tentang Nakula, dan ini yang tentang Sadewa. Monggo dilihat sendiri, karena di bawah ini ceritanya dengan bahasa saya lho, siapa tau ada yg kurang ato malah melebih-lebihkan.

Nakula (नकुल) dan Sadewa (सहदेव) adalah saudara satu bapak (Prabu Pandudewanata) dengan tiga orang Pandawa lainnya, yaitu Yudistira (युधिष्ठिर ), Bhima (भीम), dan Arjuna (अर्जुन). Ibu dari Nakula dan Sadewa adalah Dewi Madrim, adik Dewi Kunti, ibu dari Yudistira, Bhima, dan Arjuna. Karena  Dewi Madrim meninggal dunia, maka sejak kecil Nakula dan Sadewa diasuh oleh Dewi Kunti bersama tiga saudaranya yang lain. Walaupun bukan anak kandung, Dewi Kunti tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang yang diberikan kepada lima anaknya. Hal ini membuat kelima bersaudara itu saling menyayangi sesamanya. Mereka berlima inilah yang disebut dengan Pandawa Lima.

Nakula dan Sadewa terlahir kembar. Nakula sendiri merupakan titisan Bhatara Aswin, Dewa Tabib. Nama lainnya adalah Raden Pinten. Ia mahir menunggang kuda dan cakap menguasai senjata panah dan lembing. Di antara pusaka yang dimilikinya, ada yang berupa ilmu bernama Aji Pranajawati (pemberian Ditya Sapujagad, senapati negara Mretani), yang membuatnya tidak dapat lupa semua hal yang pernah diketahui. Satu lagi berupa cupu yang berisi Banyu Panguripan (Air Kehidupan) pemberian Bhatara Indra.

Sadewa dianggap sebagai titisan Aswino, Dewa Kembar. Nama lainnya adalah Raden Tangsen. Ahli di bidang astronomi yang dipelajadi dari gurunya, Resi Drona (Durna dalam pewayangan jawa). Di sisi lain, Sadewa juga banyak mengetahui tentang penggembalaan sapi. Hal ini menyebabkan ia sangat luwes saat menyamar sebagai seorang gembala sapi di negara Wirata.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sementara ini dulu yang ditulis. Masih nyari tambahan lagi.