Minggu, 09 September 2007

Caraku

Seulas senyum bahagia
kala mereka melaju seperti inginku
melesat seperti anak panah
bergulir bagai kehidupan
lalu hilang di ujung pandangan

Tak selalu seperti itu
bila tak terlihat yang kutuju
tertutup dan terkunci
apa dayaku selain berpikir
arah baru dan cara baru

Tak guna terburu-buru
dan mengayun sekedarnya saja
karena ini bukan lagi kesombongan
tapi ketepatan dan kesabaran
acuhkan provokasi, menjaga hati

Saat kutemukan irama
seluruh jiwa raga bersenandung
ayunanku ringan, bidikku tepat
dan mereka memilih menghilang
di keagungan tepi meja

Hap, bola 9 masuk!!

4 komentar: