Buaian dingin membisu
ia merindu sosok itu
termimpi hingga siang menjelang
mengiris hati ia berdendang
Hampa, adalah malam-malamnya
waktu menyayat kenangannya
bila esok pagi tak datang
hanya diisinya dengan terang
Kemilau hati dalam imaji
adalah kepalsuan diri
maka ia menabur duka
dalam badai membabi buta
Seribu, tidak, satu saja
harapan dibawa hingga senja
lalu melebur dalam cakrawala
satu sosok hening menggila
sepi ... dah malam kek gini ...
BalasHapusiya, waktunya tidur harusnya, lha kok sampeyan masih melek aja?
BalasHapus:D