Jumat, 20 April 2007

Cinta, Kusapa Engkau Pagi Ini

Cinta
aku menyapamu lagi saat ini
di sela hangat mentari
dan tarian serangga di antara embun
membingkis doa sederhana
mengharap limpahan rahmat dan kurnia-Nya
tercurah pula padamu dan aku

Cinta
masihkah cahaya matamu memancar jernih
yang selalu dan selalu kukagumi
mengingatkanku untuk memelihara pandanganku
menafsir segala ayat-Nya di dunia

Cinta
bingkai di wajahmu itu, masihkah melekat?
karena aku sangat menyukainya
mengingatkanku untuk tetap menjaga diri
membunuh keinginan untuk berpaling dari-Nya

Cinta
kesabaranmu mendengarkan segala keluh kesahku
mengingatkanku kembali
bahwa hidup tidak selalu berbicara
tapi mendengar, dan menjaga lisan

Cinta
bersama butir-butir wudhu yang mulai mengering
bibir ini membasah, mengagungkan-Nya
mata ini membasah, memohon belas kasih-Nya
karena hanya Dia yang pantas menerima permohonan
dan kau ingatkah, Cinta?
semua itu kupelajari darimu

maka Cinta,
bila esok hari kita masih bisa bersua
semoga dalam ikatan yang direstui-Nya
hingga kita jelang pagi demi pagi bersama
mengagungkan-Nya
menebarkan cinta-Nya pada sesama
mensyukuri setiap detik hidup kita

6 komentar: