Belum sebulan, tapi serasa memulai untuk selamanya.
Belum bertemu, tapi rasanya tak sendiri setiap hari.
Apa memang begini harusnya? Mungkinkah hanya fatamorgana?
Ragu, karena memang segalanya berjalan tanpa diduga.
Resah, karena justru akulah yang paling tak mengerti.
Bolehkah begini perasaannya? Baikkah bila aku terima?
Setiap hari ada rindu, ia hadir tanpa diminta.
Setiap waktu ada harap, bahwa semua akan satu akhirnya.
Setiap saat bergelut dengan mimpi, hitam dan putih.
Lalu kutemukan jawab tanya itu, sederhana saja.
Menyerah pada keinginan dan rasa damba yang memuncak.
Semoga kali ini kita mampu bertahan, karena aku tak mau lagi sendiri.
====================================================================
Note:
Hanya rasa saja, itu tak cukup.
Biarlah memulai dengan tertatih dan perlahan, selama ada usaha untuk menjaga.
Telan semua tawa dan air mata, reguk seluruh manis dan pahit.
Jangan berpaling, karena perasaan manusia terlalu agung untuk dipermainkan.
Mulailah dengan do'a, karena seluruh hidupmu bermula dari titik ini.
Sisanya, nikmatilah segalanya, karena rasa itu ada bagi manusia untuk dinikmati.
Sabtu, 12 April 2008
Rabu, 09 April 2008
Campur-campur
Hmm....ga mood posting banyak2, jadi to the point aja:
- Mbok yaaa kalo mau nutup websites itu dipikir baik2 resikonya. Masa cuman gara2 slideshow yg bernama FITNA, yang sama sekali ga layak disebut film, yang sama sekali ga layak diapresiasi, MP tersayang sampe ditutup. To you all who consider FITNA as a weapon to attack us, Muslim, hear what I say. To me, that slideshow ( I won't consider FITNA as a movie or short movie or documenter movie or anything ) won't prove anything, since it's made sooo bad, lack of originality, creativity, too much missperception, and only prove the foolishness of the maker, hehehe.
- Terima kasih buat seluruh anonymous proxy yg bersedia mengantarkan saya ke halaman Multiply kesayangan saya ini.
- Ternyata rasa kangen itu juga bisa jadi motivasi loh, wahahahhaa...
- Kok bisa ya, tau2 jadi males posting. Ah, kerja dululah....nanti aja kalo mood posting lagi.
Selasa, 08 April 2008
Selasa, 18 Maret 2008
Orang Bilang (unfinished)
tawa bahagia, diam bahagia
waktu bagai kilat cahaya
saat hati beriring berdua
orang bilang itu cinta
wajah merona, diam merona
detik abadi bagi manusia
hanya mata memberi tanda
orang bilang itu cinta
sepi sengsara, diam sengsara
saat waktu lambat dan hampa
bila jarak bagai neraka
orang bilang itu cinta
Kamis, 21 Februari 2008
Not Only Words
would you please be there
just sit down, try to relax
not as soon as lightning, though
I'll be there to comfort you
would you please just call
and wait for me patiently
soon my heart would sign me
and throw my feet on the road
would you please understand
about me and my weakness
because, just like you
I'm just a human being
would you please find me
whenever I'm lost and confuse
just whisper me your words
in no time, I'll be home
just sit down, try to relax
not as soon as lightning, though
I'll be there to comfort you
would you please just call
and wait for me patiently
soon my heart would sign me
and throw my feet on the road
would you please understand
about me and my weakness
because, just like you
I'm just a human being
would you please find me
whenever I'm lost and confuse
just whisper me your words
in no time, I'll be home
Senin, 18 Februari 2008
Hari Baru (tidak untuk film Ayat-ayat Cinta!!)
Aaaahhh...dah lama banget ga ngoceh segala macem di sini. Maklum, lagi males nulis apapun, jadinya ya ga diisi-isi deh blognya.Sebulan udah berkutat sama segala emosi negatif, dari sedih, marah, kesel, cemburu, muak, sampe ke rasa lelah yang kaya selalu ada tiap saat.
Kenapa? Kadang juga bingung kalo ditanya begitu. Kalo mo dibilang kewajaran, kok ya sampe sebulan segala hampir nonstop. Kalo dibilang buang-buang energi ga jelas, kok ya rasanya wajar aja ya waktu ngerasainnya. Kalo dibilang menyedihkan, hehehehe, lha wong emang gitu kok nyatanya. Aah udahlah, toh ya udah lewat. Hari-hari ke depan mudah-mudahan ga bluey2 banget, dan harus begitu, karena gw maunya begitu!
Barusan aja liat sebentar Ayat-ayat Cinta, film yang (katanya) paling diantisipasi sejagad percintaan di Indonesia. Hemmm.....Rianty, Melani Putria, Zaskia Mecca, kayanya seleb2 cewe yang masuk kategori menarik bagi gw. Kalo mau jujur, sebelom nonton juga udah ada ketakutan yang nongol gitu aja. Takut, kalo film ini ga seindah dan sebaik novelnya, karena novelnya masuk kategori hampir sempurna menurut standard penilaian gw yg cupu ini. Dan...eng ing eng, mulai deh....dan segala komentar nyerocos langsung dari mulut gw tanpa sensor. Kenapa begini, kenapa begitu, wah gak gini harusnya, harusnya gitu.
Walhasil, setelah episode pernikahan, kutinggallah itu film. Kecewa, di saat pernikahan Islami yang gw harap berhasil ditangkap kamera dan disajikan buat penonton ternyata serasa dikhianati habis2an.
Ya sudahlah, daripada sakit hati, mending ga usah nonton sampe selesai. Makasih buat yang bikin film ini, makasih buat Rosa yg udah nyanyi soundtracknya dengan indah, makasih buat kalian2 yg suka sama film ini. Buat gw, cukup novelnya ajalah.
Oiya, kenapa postingan ini ga dimasukin ke review? Jawabnya adalah, karena gw males edit2 lagi, males cut paste, jadi dimaklumin aja yaaa.....
Kenapa? Kadang juga bingung kalo ditanya begitu. Kalo mo dibilang kewajaran, kok ya sampe sebulan segala hampir nonstop. Kalo dibilang buang-buang energi ga jelas, kok ya rasanya wajar aja ya waktu ngerasainnya. Kalo dibilang menyedihkan, hehehehe, lha wong emang gitu kok nyatanya. Aah udahlah, toh ya udah lewat. Hari-hari ke depan mudah-mudahan ga bluey2 banget, dan harus begitu, karena gw maunya begitu!
Barusan aja liat sebentar Ayat-ayat Cinta, film yang (katanya) paling diantisipasi sejagad percintaan di Indonesia. Hemmm.....Rianty, Melani Putria, Zaskia Mecca, kayanya seleb2 cewe yang masuk kategori menarik bagi gw. Kalo mau jujur, sebelom nonton juga udah ada ketakutan yang nongol gitu aja. Takut, kalo film ini ga seindah dan sebaik novelnya, karena novelnya masuk kategori hampir sempurna menurut standard penilaian gw yg cupu ini. Dan...eng ing eng, mulai deh....dan segala komentar nyerocos langsung dari mulut gw tanpa sensor. Kenapa begini, kenapa begitu, wah gak gini harusnya, harusnya gitu.
Walhasil, setelah episode pernikahan, kutinggallah itu film. Kecewa, di saat pernikahan Islami yang gw harap berhasil ditangkap kamera dan disajikan buat penonton ternyata serasa dikhianati habis2an.
- Adegan membaca do'a sesudah masuk ke apartemen, perilaku sang istri yang menghormati dan menghargai semua barang milik sang suami tanpa menggantinya dengan yang baru, percakapan mengenai penentuan tempat tinggal hingga adegan pemilihan satu di antara dua kartu ATM yang ada, lalu pernyataan bahwa sang istri akan mengikuti kebijakan dan keputusan sang suami mengenai tempat tinggal, pekerjaan, dan pola hidup yang akan dijalani, semua ga ada.
- Pun adegan sang suami yang sempat bingung menghadapi segala kenikmatan dan kekayaan yang ada di depan mata, lalu caranya mengatasi kekikukan itu dengan bertukar pikiran dengan sang istri dan sang syekh, semuanya ga ada.
- Keikhlasan sang istri untuk hidup sederhana sesuai kehidupan sang suami sebelum menikah, dan keikhlasan sang suami untuk mempertimbangkan kesulitan yang akan dihadapi sang istri bila hidup dengan pola yang biasa dijalani sang suami, semua ga ada.
- Dibuatlah sang istri gak mau sang suami kerja, karena uangnya sudah banyak.
- Dibuatlah adegan makan malam di restoran dengan keluarga Fahri dan keluarga Maria sebagai pelakunya, hanya untuk memunculkan adegan Aisyah yang menepis tangan Fahri yang mau membayar makanan, untuk kemudian melunasi semua tagihan makan malam itu.
Ya sudahlah, daripada sakit hati, mending ga usah nonton sampe selesai. Makasih buat yang bikin film ini, makasih buat Rosa yg udah nyanyi soundtracknya dengan indah, makasih buat kalian2 yg suka sama film ini. Buat gw, cukup novelnya ajalah.
Oiya, kenapa postingan ini ga dimasukin ke review? Jawabnya adalah, karena gw males edit2 lagi, males cut paste, jadi dimaklumin aja yaaa.....
Senin, 04 Februari 2008
I'm Leaving
just stop the tears
words can be harsh
but if you notice
there's love in them
just smile at least
even if it crashed
we've done with lies
so let's be true
just laugh at it
a past is a past
those times we're hurt
was our traces behind
just treasure it
our beats when we kiss
never ending compassion
undeniable warmth we share
cause now is the time
i'm leaving you behind
healing my wounds desperately
dreaming of your touch endlessly
words can be harsh
but if you notice
there's love in them
just smile at least
even if it crashed
we've done with lies
so let's be true
just laugh at it
a past is a past
those times we're hurt
was our traces behind
just treasure it
our beats when we kiss
never ending compassion
undeniable warmth we share
cause now is the time
i'm leaving you behind
healing my wounds desperately
dreaming of your touch endlessly
Langganan:
Postingan (Atom)