Kamis, 15 Maret 2007

Momentum


Dalam mekanika klasik, momentum (dilambangkan dengan p) didefinisikan sebagai hasil perkalian dari massa dan kecepatan, sehingga menghasilkan vektor.


p = m v

dengan m adalah lambang untuk massa, dan v adalah lambang untuk kecepatan.

(diambil dari sini)
Momentum dapat dibedakan lagi menjadi momentum linear dan momentum angular. Persamaan yg ditulis di atas adalah persamaan untuk momentum linear. Sedangkan untuk momentum angular, persamaannya adalah

L
= m v R = m w R
2
L = p R

dengan L adalah lambang untuk momentum angular, dan R adalah lambang radius atau jari-jari.

Setiap benda yang memiliki massa dan sedang bergerak dengan kelajuan tertentu, pasti memiliki momentum. Momentum bisa berubah, dan perubahan momentum terhadap waktu ini dinamakan impuls.

Aaaaacchhhh..........maaaaallllaaaaaaaasssssssssssss...............!!!!!!!!


======================================================

Napa juga jadi ngetik pengertian2 di atas? G tau juga, mungkin sekedar refresh aja, biar gak lupa2 amat. Intinya, gw cuman mo ngasitau, kalo gw sendiri mulai ngerasain pergerakan demi pergerakan gw, n momentum2 yg ada di antaranya.

Apa coba, tambah gak jelas!!!!

ajalah....biar gak kerasa perputaran .....

3 komentar:

  1. jadi curhatan akademik juga rupanya... :D

    BalasHapus
  2. @poen: sekali2 gak romantis, tapi akademis :p

    @bloom: sebenernya ini lagi mabok....wakakakkaaa......

    BalasHapus