Bukan kematian yg pengen gw tulis di sini, tapi ttg betrayal, pengkhianatan, perselingkuhan, apapun itulah.
Seringkali saat kita melakukan sebuah pengkhianatan, kita lupa bahwa kita bermain-main dengan kepercayaan, dan karena kepercayaan hanya datang dari hati, berarti kita bermain-main dengan hati, hati seseorang atau banyak orang.
Pengkhianatan bisa dibilang memberikan kerusakan yg paling besar terhadap hati orang yg dikhianati. Saat ini terjadi, hati orang yg dikhianati akan menyimpan memori itu dalam waktu yg cukup lama, bahkan selama orang itu hidup. Baginya, aliran waktu sang pengkhianat terhenti pada saat itu. Momen itu akan berulang setiap ia melihat, mendengar, mencium, mengecap, segala sesuatu yg berhubungan dengan sang pengkhianat. Walaupun pengkhianatan itu dapat dimaafkan, namun memori dan trauma pengkhianatan itu selalu tersimpan rapat di hatinya. Di masa depan, kepercayaannya tidak akan dengan mudah diberikan, kecurigaannya akan mudah tersulut, dan hatinya akan lebih tertutup. Dia tidak akan sama seperti dirinya sebelum pengkhianatan itu.
Jadi inget2 deh, dengan kamu mengkhianati seseorang, hal itu berarti kamu udah ngerubah dia dari siapa dia sebelumnya, dan bisa jadi kamu mengubah hidupnya selamanya, dalam artian yg buruk. Satu lagi, bagi kamu2 sang penkhianat, jangan berharap maaf, karena itu cuma membuat kamu lebih rendah lagi. Mintalah maaf setulus hatimu, kalau perlu selama kamu dan dia hidup, tapi jgn pernah berharap dimaafkan. Harapan itu gak pantas kamu simpen, karena kamu seorang PENGKHIANAT !!!
Sabar mas, orang sabar disayang Tuhan
BalasHapus